🐳 Apa Saja Tari Yang Menggunakan Properti Tudung Kepala

Pengertianproperti tari adalah alat atau benda yang digunakan sebagai pelengkap pementasan tari guna menambah makna dan nilai keindahan gerakan tari yang akan dipentaskan. Seni tari merupakan jenis kesenian yang sangat disukai oleh orang-orang, mereka kadang rela mengeluarkan uang untuk menonton seni pertunjukan tari. Dan hampir di semua Yerusalemtahu apa yang akan terjadi.17 Sennacherib dengan cepat dapat mengalahkan angkatan perang Mesir yang datang untuk membantu Hizkia, memorak-porandakan Yehuda dan kemudian menyatroni Yerusalem, menduduki bagian utara, tempat yang juga dipilih Titus lebih dari lima ratus tahun kemudian. Hizkia meracuni setiap dinding di luar Yerusalem. Nahsetelah kalian telah menentukan budgetnya, kalian bisa melihat akses apa saja yang ada di daerah sekitar tempat tinggalmu, dan fasilitas apa yang disediakan. Misalnya kalian memutuskan untuk membeli atau membangun rumah, di sebuah perumahan, kalian bisa mempertimbangkan dengan melihat akses yang ada disekar tempat tingga itu apa saja. FiftyShades of Grey Bab 1. Aku menggerutu dengan frustrasi pada diri sendiri didepan cermin. Sialan rambutku susah untuk ditata, dan sialan Katherine Kavanagh karena sakit dan memilih aku untuk cobaan ini. aku harus belajar untuk ujian akhirku, yang mana minggu depan, namun di sini aku mencoba untuk menyikat rambutku agar mau menurut. PerkembanganTari Bondan. Tari tradisional ini tidak hanya mempunyai nilai-nilai artistik saja, namun ada juga nilai moral yang terkandung di dalamnya serta dapat dipelajari. Sesungguhnya, kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia harus selalu menjaga dan tetap melestarikannya agar tidak hilang tergerus zaman. atauhanya menghapus identitas ikan asin yang sempat terkunyah dibawah tudung restoran di sudut mataku. Talawi, 3 Juni 2015 senang untuk datang kembali ke website perusahaan kita daripada memakai URL yang panjang dan berbelit-belit memakai angka yang tidak berarti apa-apa. Tentu saja kita dapat memilih nama domain apa saja (mungkin juga taribondon menggunakan properti apa? ,tari bondon menggunakan properti apa? koymulyanikoymulyani Jawaban: property yang biasa digunakan ialah boneka sebagai bayi dan payung. Penjelasan: kayaknyq trimakasih Berikutini pembehasan lengkapnya. a 1. Kostum tari tandak Busana yang dikenakan penari tandak yaitu busana tradisional khas Provinsi Riau. Penari pria menggunakan baju berlengan panjang dan juga celana panjang. Di bagian Yangtermasuk unsur ini meliputi gerak tubuh dari kaki sampai kepala. Dalam tari, unsur gerak haruslah bersifat dinamis dan estetis. Gerak dalam tari dibagi menjadi dua, yakni gerak biasa dan gerak maknawi. Gerak biasa (murni) adalah gerakan yang tidak memiliki makna, sedangkan gerak maknawi memiliki tujuan dan makna khusus di balik gerakannya. . Manjakan. Fungsi properti tari Halo sobat pecinta budaya, bertemu lagi pada artikel budaya , kali ini admin Manjakan akan mengulas mengenai Fungsi dan pengertian dari properti tari tradisional dan modern, mulai dari bentuk umum, penggunaan, dan manfaat secara tersembunyi di dalamnya. Negara kita Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan beragam budaya. Salah satu kekayann budaya Republic of indonesia tersebut adalah Tarian daerah. Setiap suku bangsa memilki bentuk tarian mereka masing-masing. Dengan ribuan jumlah suku yang ada di Indonesia, maka ribuan pula ragam tari daerah yang ada. Seni Tari adalah sebuah jenis kesenian, yang didalamnya mengandung unsur makna dan kesan yang datang dari berbagai peristiwa di masa lalu. Selain iringan musik dan gerakannya, pasti ada perlengkapan dalam tari yang juga punya sejarah tersendiri. Karena secara tidak langsung, kita akan sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah melihat jenis tari tradisional tanpa Properti alat pelengkap, bahkan fungsi properti pada tari sudah bisa dikatakan Wajib harus ada. Selain itu, jenis perlengkapan dalam tari daerah umumnya mengikuti nama dari dasarnya sendiri. Misalnya saja Tari Piring dari Sumatera Barat yang properti utamanya adalah piring, atau Tari Payung yang menggunakan payung sebagai alat perlengkapan inti. Ketika sebuah tarian daerah tercipta, maka propertinya akan mengiringi. Makna dari properti itu sendiri tidak akan jauh berbeda dengan makna yang ada pada tarian tersebut. Sehingga bisa dikatakan, tari dan perlengkapannya punya keterkaitan yang erat serta saling timbal balik. Silakan simak selengkapnya di bawah ini, yang dilansir dari Perpustakaan Online. Ada juga tarian yang menggunakan properti tetapi tidak digunakan sebagai nama tarian. Contoh tari Pakarena menggunakan Kipas sebagai propertinya, tari Merak menggunakan Selendang, tari Serimpi dari Yogyakarta atau Surakarta ada yang menggunakan Kipas sebagai propertinya, Keris atau properti lain. Ini hanya beberapa contoh properti yang digunakan dalam tarian tradisional, masih banyak tari dari daerah lain yang menggunakan properti sebagai pendukung. Tari Nelayan, tari Tani menggunakan tudung kepala dan hampir semua jenis tarian perang menggunakan tameng dan senjata perang lain seperti keris. Ada juga tarian yang menggunakan properti kukusan yaitu tempat untuk membuat tupeng terbuat dari anyaman bambu yang digunakan sebagai kurungan dalam tari Lengger gaya Banyumasan Daftar isi Artikel 1 Pengertian Properti Tari 2 Fungsi Properti dalam Seni Tari 1. Mendeskripsikan Tema Tarian 2. Memperjelas Gerakan dan Karakter Penari iii. Memperindah Gerakan Tari Daerah yang Menggunakan Properti Contoh Properti dalam Tari Pengertian Properti Tari Apa yang dimaksud dengan properti tari, Secara umum definisi Properti adalah arisan alat-alat yang menjadi perlengkapan dari suatu objek tertentu, dan umumnya bersifat penting karena punya keterkaitan yang erat dengan objek tersebut. Jadi kesimpulanya apa yang dimaksud Properti tari, pengertian Properti tari adalah, segala hal eksternal baik yang dikenakan maupun tidak oleh para penari sebagai bahan pendukung, pelengkap, penambah nilai estetika dan penyempurna dalam menyampaikan pesan pada suatu Tari. Jenis Properti tari yang ada di Republic of indonesia tentunya sangatlah beragam karena selain nilai yang terkandung dalam tarian properti yang mengiringi juga punya ciri khas tersendiri dari setiap provinsi. Misalnya saja seperti provinsi di pulau Jawa dan Papua, properti pelengkap yang ada tentunya sangat berbeda. Ini karena setiap properti selalu menyesuaikan dengan sejarah dan Nilai budaya keberagaman dan kekayaan suatu daerah. Namun yang perlu diketahui adalah, penggunaan properti tari haruslah mempertimbangkan fungsi, jenis, dan asas pemakaian secara baik dan benar. Fungsi Properti dalam Seni Tari properti tari tradisional Di atas sudah saya singgung mengenai beberapa manfaat dan fungsinya. jadi apa fungsi properti tari itu sendiri, Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan simak ulasan secara lengkap di bawah ini mengenai fungsi Properti Tari , Fungsi properti tari adalah 1. Mendeskripsikan Tema Tarian Dari sekian banyak tari tradisional di Indonesia, tidak semuanya menggunakan properti, meskipun ada makna kehidupan sosial didalamnya. Namun jika dibarengi dengan media tambahan, maka penggambaran akan semakin jelas. Terkadang juga, sebuah tarian hanya cukup mengilustrasikannya lewat gerakan, tanpa dilengkapi properti dalam menyampaikan makna dan pesan didalamnya. Sebagai contoh adalah Tari Piring asal Sumatera Barat. Kita mengenal tari piring begitu eksis dengan aksesoris sebuah piring. Namun tahukah kamu, makna tari piring itu sendiri adalah sebagai ungkapan rasa syukur terhadap hasil panen yang berlimpah ruah. Makanya, gerakan-gerakan dalam tarian tersebut menggambarkan secara lengkap segala kegiatan dalam bertani. Mulai dari menanam, menyiangi, menjaga hingga bagaimana ilustrasi panen, meskipun menggunakan properti piring. Namun tetap saja, dengan adanya properti yang digunakan, makna dalam sebuah tarian akan terkesan lebih jelas dan mudah dinilai oleh para penonton. Sebagai contoh adalah Tari Kipas asal Gowa, Sulsel, yang mengekspresikan kelembutan seorang wanita. 2. Memperjelas Gerakan dan Karakter Penari Fungsi Properti Tari berikutnya adalah untuk memperjelas gerakan serta karakter yang dibawakan penari, baik wanita maupun pria. Disini kita semua setuju, bahwa dengan adanya alat pelengkap, seorang penari akan terlihat lebih tegas, jelas dan relevan dengan musik pengiring. Di beberapa jenis tari daerah, terdapat pembagian peran yang didasari cerita, dongeng maupun legenda yang diaplikasikan dalam seni tari, dan tiap-tiap karakter akan membawakan wataknya sendiri sesuai dengan alur tarian. Sebagai contoh adalah Tari Garo-Garo dari Sumatera Utara tepatnya di daerah Pakpak. Dimana Garo adalah nama burung yang terkenal di Pakpak, kembangan sayap lebar dan seakan tidak bergerak menandakan keperkasaan dan bijaksana. Sehingga para penari terinspirasi dari pola burung tersebut ketika terbang, serta mengimplementasikannya dalam bentuk gerakan yang tegas, anggun dan dinamis. Maka disini akan tergambar jelas mengenai karakter maupun watak penari ketika tampil memerankan karakter. 3. Memperindah Gerakan Secara tidak langsung, dengan adanya tambahan properti dalam suatu pementasan, akan memperindah penampilan secara keseluruhan dari tari yang sedang dimainkan. Memang ada juga beberapa tari tradisional di nusantara, yang penampilannya tidak dilengkapi dengan properti pendukung. Hal ini bukan seperti sebab, karena memang menyesuaikan dengan filosofi dari tarian itu sendiri, seperti yang sempat saya singgung di atas, tergantung makna yang terkandung di dalamnya. Selain untuk memperindah, fungsi properti dalam tari juga sebagai penunjang dan menambah nilai-nilai keindahan tari. Juga untuk mempermudah sampainya makna dan pesan yang ingin dicurahkan oleh penari melalui gerakan-gerakan yang ada. Tari Daerah yang Menggunakan Properti Berikut ini adalah tabel yang berisi daftar tarian tradisional indonesia beserta properti yang digunakan didalamnya No. Nama Tarian Asal Tari Properti Kipas PakarenaSulawesi Topeng Kuda LumpingJawa TengahKuda PiringSumatera RemongJawa Baksa KembangKalimantan SelatanRangkaian Golek ManisJawa PayungSumatera LenggerJawa JaipongJawa Serampang Dua BelasRiauSapu BondanJawa TengahPayung, Boneka Bayi, Kendi Nah, dari tabel diatas bisa kita lihat adanya perbedaan dari jenis properti yang digunakan, sebut saja seperti payung, selendang, sapu tangan, piring, kipas dan lainnya. Contoh Properti dalam Tari Benda apa yang dapat digunakan menjadi properti tari ?,Selama ini banyak dari kita yang hanya tahu bahwa, properti yang digunakan dalam tari itu hanyalah sebatas memperindah, pelengkap, dan tidak memiliki nilai sejarah. Padahal faktanya, mayoritas dari perlengkapan-perlengkapan pendukung dalam tari tersebut mengandung unsur nilai budaya, dalam memperjelas estetika dan perkembangannya dari waktu ke waktu. Pada awal kemunculannya di zaman lampau, proses pembuatan properti dijerjakan dengan serangkaian aturan yang diberlakukan, alias tidak dibuat secara sembarangan. Namun pada era modern ini, keseluruhan properti bisa didapat dengan cara dibeli, atau dibuat menggunakan teknologi canggih dan jauh lebih simpel, dengan hasil yang tentu semakin sempurna pula. Tidak sampai disitu, properti dalam seni tari juga dibagi menjadi beberapa macam, berdasarkan unsur bahan baku dalam pembuatannya, yakni adalah Kain Selendang, sapu tangan, pita, topi, sarung tangan Kayu Tombak, tongkat, bambu runcing Besi Pedang, pisau, tameng Kulit Sepatu, ikat pinggang, pakaian, topi, jaket Tembaga Kalung, kelat bahu, tusuk konde, cunduk entul, kembang goyang Plastik Payung, tali Kaca Piring, cerana. Penutup Nah, demikianlah ulasan kali ini mengenai Fungsi Properti Tari dalam pementasan tari tradisional maupun modern. Semoga ulasan ini bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kamu Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak Juli 2021 1330waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanIlustrasi tari kipas yang menggunakan properti. Sumber dalam penampilan tari merupakan pelengkap untuk mendukung sajian pementasan yang disesuaikan dengan tema, gerak, dan tujuan tarian. Dengan properti yang memadai, tari yang ditampilkan mampu menyampaikan pesan dengan baik dan dapat diterima oleh dilihat dari jenisnya, properti tari dibagi menjadi dua yakni setproperti dan handproperti. Sebagaimana dikutip dari artikel ilmiah Makna Properti Tari Bakoncong Dalam Ritual Adat Suku Dayak Badamea oleh Trivena Melina, adalah properti yang digunakan dalam tari namun tidak disentuh oleh penari dan tidak menyatu dengan penari tetapi ada di dalam panggung tari. Sedangkan handproperti adalah properti yang digunakan penari dan menyatu dengan tubuh set properti yang biasa digunakan dalam pementasan tari adalah kursi, meja, pohon buatan, dipan, lampu, dan lain sebagainya. Sedangkan handproperti yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan tema yang diusung dalam tarian tari lilin yang menggunakan properti. Sumber Tarian yang menggunakan propertiSelain sebagai pendukung dalam menyampaikan pesan yang terkandung dalam sebuah tari, handproperti juga berfungsi untuk memperindah penampilan penari. Oleh karenanya, warna dan keselarasan dibutuhkan saat memilih properti yang dari buku Seni Budaya oleh Eko Purnomo, berikut adalah 10 tari tradisional beserta properti tari yang digunakan. Tari Payung dari Sumatra Barat. Seperti namanya, properti yang digunakan sebagai ikon utama tari adalah payung. Tarian ini bertemakan pergaulan muda-mudi, dan penggunaan payung bertujuan untuk melindungi mereka dari hal-hal piring dari Sumatra Barat. Properti utamanya adalah piring. Jika dilihat dari sejarahnya, piring merepresentasikan wadah untuk meletakkan hasil panen sebagai bentuk rasa syukur kepada Lawung dari Yogyakarta. Properti yang digunakan adalah Lawung tombak. Tarian ini dulunya merupakan siasat yang dilakukan oleh Sultan untuk mengalihkan perhatian Belanda terhadap kegiatan kemiliteran Keraton Yogyakarta. Tombak yang digunakan merepresentasikan sebuah semangat peperangan untuk kemerdekaan Pakarena dari Sulawesi Selatan. Properti utama yang digunakan adalah kipas. Jumlah kipas yang digunakan dua buah di tangan kanan dan kiri. Umumnya, kipas ini berwarna cerah, seperti merah, putih, kuning dan Merak dari Jawa Barat. Properti yang digunakan adalah selendang bermotif seperti bulu merak. Selendang tersebut menyatu dengan kostum yang dikenakan sebagai implementasi keindahan merak. Cerita yang disampaikan pun merepresentasikan kehidupan seekor burung merak. Tari Serimpi dari Yogyakarta atau Surakarta. Properti yang digunakan bermacam-macam, ada yang menggunakan kipas maupun Tani berasal dari Jawa Barat. Tari Tani menggambarkan petani kopi yang memetik hasil panen dengan menggunakan caping sebagai properti. Tari Lilin berasal dari Sumatra Barat. Properti yang digunakan adalah lilin dan piring. Penari akan membawa piring dan lilin tersebut dengan tangan eko prawiro berasal dari Jawa Tengah. Properti utama yang digunakan adalah pedang dan tameng. Sebab, tema dalam tari ini juga adalah peperangan. Tari topeng dari Jawa Barat. Properti utama yang digunakan adalah topeng dan berkaitan erat dengan roh-roh leluhur yang dianggap sebagai interpretasi dewa-dewa. Pada beberapa suku, topeng masih menghiasi berbagai kegiatan seni dan adat sehari-hari. Negara kita Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan beragam budaya. Salah satu kekayann budaya Indonesia tersebut adalah Tarian daerah. Setiap suku bangsa memilki bentuk tarian mereka masing-masing. Dengan ribuan jumlah suku yang ada di Indonesia, maka ribuan pula ragam tari daerah yang ada. Properti merupakan salah satu unsur pendukung dalam tari. Ada tari yang menggunakan properti tetapi ada juga tidak menggunakan. Properti yang digunakan ada yang menjadi nama tarian tersebut. Contoh tari Payung menggunakan payung, tari Piring menggunakan piring sebagai properti. Kedua tarian ini berasal dari Sumatra Barat. Tari Lawung dari keraton Yogyakarta menggunakan Lawung tombak sebagai properti tarinya. Ada juga tarian yang menggunakan properti tetapi tidak digunakan sebagai nama tarian. Contoh tari Pakarena menggunakan Kipas sebagai propertinya, tari Merak menggunakan Selendang, tari Serimpi dari Yogyakarta atau Surakarta ada yang menggunakan Kipas sebagai propertinya, Keris atau properti lain. Ini hanya beberapa contoh properti yang digunakan dalam tarian tradisional, masih banyak tari dari daerah lain yang menggunakan properti sebagai pendukung. Tari Nelayan, tari Tani menggunakan tudung kepala dan hampir semua jenis tarian perang menggunakan tameng dan senjata perang lain seperti keris. Ada juga tarian yang menggunakan properti kukusan yaitu tempat untuk membuat tupeng terbuat dari anyaman bambu yang digunakan sebagai kurungan dalam tari Lengger gaya Banyumasan. Antara tari daerah satu dengan daerah lainnya memiliki karakteristik yang berbeda, demikian pula dengan properti yang digunakan. Menari juga merupakan kegiatan yang menggerakkan anggota tubuh. Menari kadang-kadang dilengkapi dengan properti tari. Ada beberapa tarian memang tidak menggunakan properti. Apa yang dimksud dengan properti tari ? Yang dimaksud dengan properti tari perlengkapan tari adalah perlengkapan yang tidak termasuk kostum, tidak termasuk pula perlengkapan panggung, tetapi merupakan perlengkapan penari. Misalnya kipas, pedang, tombak, panah, topeng, dan selendang Daftar Nama Tarian dan Propertinya Berikut ini adalah daftar beberapa nama tarian dengan properti yang digunakan Tari Serimpi merupakan sebuah tarian klasik dari Yogyakarta. Tarian ini ditampilkan oleh empat orang penari wanita yang cantik dan anggun. Kata serimpi itu sendiri berarti empat. Properti tari yang digunakan di antaranya adalah jebeng, cundrik atau keris kecil, pistol, jemparing, dan tombak pendek. Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari kota Solok, provinsi Sumatera Barat. Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring sebagai properti utama. Tari topeng adalah adalah tarian yang penarinya mengenakan properti topeng. Ada beberapa macam tari topeng yang ada di negara kita, antara lain sebagai berikut Topeng Dayak, Topeng Bali, Topeng Cirebon klana, Topeng Malang, Topeng Reog, dan Topeng Ireng. Tari Rangguk Ayak yang yang berasal dari daerah Jambi menggunakan properti berupa rebana. Tari Rangguj Ayak Kata rangguk berarti “tari”, rangguk ayak berarti tari ayak. Tari Remo adalah salah satu tarian untuk penyambutan tamu agung, yang ditampilkan baik oleh satu atau banyak penari. Tarian ini berasal dari Provinsi Jawa Timur. Properti yang digunakan dalam tari remo yaitu sabuk dan keris yang dipakai di pinggang serta dipaha kanan ada slendang yang menggantung sampai kemata kaki. Tari gong atau disebut juga dengan nama kancet ledo adalah tarian tradisional suku Dayak di Kalimantan Timur. Tarian ini ditarikan seorang gadis dengan gong digunakan sebagai alat musik pengiringnya. Tarian ini biasanya ditarikan di atas sebuah gong, sehingga Kancet Ledo disebut juga Tari Gong. Tari Kipas Pakarena merupakan tarian yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Kata pakarena sendiri berasal dari bahasa setempat yakni karena yang berarti main. Tarian ini merupakan salah satu tradisi di kalangan masayarakat Gowa yang masih dipertahankan sampai saat ini. Properti yang digunakan dalam Tari kipas pakarena adalah kipas. Tari Lilin berasal dari Sumatera Barat pada dasarnya merupakan sebuah tarian yang dipersembahkan oleh sekelompok penari dengan diiringi sekelompok musisi. Para penari ini akan membawa lilin yang menyala pada piring yang dipegang pada setiap telapak tangan mereka. Penari ini akan menarikan tarian berkelompok dengan memutar piring yang memiliki lilin yang menyala secara berhati-hati agar piring tersebut selalu horisontal, dan lilin padam. Tari Baksa Kambang. Merupakan jenis tari klasik Banjar sebagai tari penyambutan tamu agung yang datang ke Kalimantan Selatan, penarinya adalah wanita. Tarian ini bercerita tentang seorang gadis remaja yang sedang merangkai bunga. Sering dimainkan di lingkungan istana. Dalam perkembangannya tari ini beralih fungsi sebagai tari penyambutan tamu. Properti yang digunakan dalam Tari Baksa Kambang adalah rangkaian bunga. Kuda lumping juga disebut jaran kepang atau jathilan adalah tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu atau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Properti yang digunakan dalam Tari Kuda Kepang adalah kuda kepangebeg. Tari Bambangan Cakil merupakan salah satu tari klasik yang ada di Jawa khususnya Jawa Tengah. Tari ini sebenarnya diadopsi dari salah satu adegan yang ada dalam pementasan Wayang Kulit yaitu adegan Perang Kembang. Tari ini menceritakan perang antara kesatria melawan raksasa. Properti yang digunakan dalam Tari Bambangan Cakil adalah keris. Cakalele adalah tarian perang tradisional Maluku yang digunakan untuk menyambut tamu ataupun dalam perayaan adat. Biasanya, tarian ini dibawakan oleh 30 pria dan wanita. Tarian ini dilakukan secara berpasangan dengan iringan musik drum, flute, bia sejenis musik tiup. Para penari pria biasanya mengenakan parang dan salawaku perisai sedangkan penari wanita menggunakan lenso sapu tangan. Tari Angguk adalah tarian tradisional yang berasal dari Yogyakarta dan menceritakan kisah tentang Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono dalam Serat Ambiyo. Tarian ini dimainkan secara berkelompok oleh 15 penari wanita yang berkostum menyerupai serdadu Belanda dan dihiasi gombyok barang emas, sampang, sampur, topi pet warna hitam, dan kaos kaki warna merah atau kuning dan mengenakan kacamata hitam. Legong merupakan sekelompok tarian klasik. Kata Legong berasal dari kata "leg" yang artinya gerak tari yang luwes atau lentur dan "gong" yang artinya gamelan. Properti yang digunakan dalam Tari Legong adalah rangkaian kipas. Tari Payung adalah tari tradisional dari Sumatra Barat. Tarian ini membawakan cerita tentang hubungan asmara di antara muda-mudi. Payung menjadi atribut penting dalam tarian ini, sebagai perlambang penyatuan tujuan dua insan menuju kebahagiaan cinta. Properti wajib yang digunakan dalam pementasan tari ini adalah payung yang dibawa penari lelaki mengusung simbol sebagai pelindung Berikut ini video mengenai beberapa properti daerah di Indonesia Di samping memiliki properti yang beragam ternyata tarian tersebut juga memiliki berberapa unsur tari. unsur-unsur tari, yang terdiri atas unsur utama dan unsur penun¬jang. Yang dimaksud unsur utama adalah unsur yang menjadi elemen dasar, yang tidak dapat ditinggalkan dalam suatu karya tari. Sedangkan unsur penunjang tari adalah unsur yang keberadaannya menunjang elemen dasar tari. Unsur-unsur tari antara lain sebagai berikut 1 Unsur Utama Tari. Unsur utama tari adalah gerak. Gerak tari selalu melibatkan unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan tersebut di dalam membentuk gerak tari, dapat berdiri sendiri. Gerakan tari ada juga gerak lemah, tegang, lembut, dan kasar. Cobalah beberapa gerakan dan deskripsikan dalam tulisan. 2 Unsur Penunjang Tari Selain unsur utama diperlukan unsur penunjang. Unsur penunjang terdiri atas make up/tata rias, tata busana, tata iringan, tata lampu, panggung dan tema. Make up/Tata Rias adalah membuat garis-garis wajah sesuai dengan ide/konsep garapan misalnya Rias kelinci, tata riasnya dengan memakai bedak putih pada seluruh wajah dengan garis-garis hitam pada mata, alis. Pengaturan make up/tata rias termasuk juga tata rambut. Anda pasti sudah berpengalaman cobalah mengembangkan berbagai jenis make up. Tata busana. Yang dimaksud busana adalah semua kebutuhan sandang yang dikenakan pada tubuh penari di pentas yang sesuai dengan peranan yang dibawakan. Seorang penata busana juga harus memperhitungkan efek lampu serta komposisi warna yang disusun, demikian juga kemungkinan keleluasaan gerak penari sesuai dengan watak dan perannya. Iringan musik dan tata suara Keduanya saling berhubungan. Iringan tari harus disesuaikan dengan konsep garapan. Pengertian tata suara pada suatu pergelaran biasanya tidak hanya dihubungkan dengan suara-suara yang keluar dari pemain serta suara-suara yang keluar dari alat-alat musik pengiringnya. Tetapi juga harus memperhitungkan efek suara yang di hasilkan. Tempat adalah arena pertunjukan tari yang dipakai untuk pergelaran dan disesuaikan dengan ide garapan. Pengaturan tempat pertunjukan/panggung di sini adalah pengaturan bentuk lantai tari yang akan dipakai untuk pementasan sampai pada dekorasinya. Beberapa alternatif tempat pertunjukan adalah arena, lingkaran, pendopo, procenium. Tata lampu, Tata lampu di dalam pergelaran tari, di samping untuk menerangi serta menyinari juga dipakai untuk membentuk suasana yang diperlukan dalam adegan-adegan yang ditampilkan. seorang penata lampu harus peka terhadap efek yang ditimbulkan akibat pengaturan lampunya. Tema tari bersumber pada kejadian sehari-hari, binatang, cerita kepahlawanan/epos, cerita rakyat, dan legenda. Perlengkapan tari, Yang dimaksud dengan perlengkapan tari adalah perlengkapan yang tidak termasuk kostum, tidak termasuk pula perlengkapan panggung, tetapi merupakan perlengkapan penari. Misalnya kipas, pedang, tombak, panah. Property seolah-olah menjadi satu dengan badan penari, maka penggunaannya harus diperhatikan. Di samping itu agar perlengkapan tersebut dapat memberikan kesan yang menguntungkan pada suatu adegan, maka sering ukurannya dibuat lebih besar dari yang sesungguhnya.

apa saja tari yang menggunakan properti tudung kepala